PELATIHAN KHUSUS “ASESOR BAGI TENAGA KESEHATAN LAINNYA”
Kepada Yth. Direktur Rumah Sakit,Kabag. Organisasi RS. Kabag. Organisasi Sekretariat RS
Dengan Hormat, Asesor bagi Kesehatan Lainnya. Dokter, Perawat, Bidan atau Tenaga Kesehatan lainnya mempunyai tugas utama yaitu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik buat para pasien. Dalam menjalankan fungsinya, Dokter, Perawat, Bidan atau Tenaga Kesehatan lainnya harus mempunyai kompetensi dan kewenangan klinis yang diakui, agar dapat menjamin keselamatan bagi para pasien. Dengan kompetensi dan kewenangan klinis yang jelas, diharapkan bisa memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar yang ditetapkan. Menimbang bahwa profesionalisme tenaga kesehatan perlu ditingkatkan guna untuk menjamin mutu pelayanan kesehatan dan melindungi keselamatan pasien, sekaligus dalam upaya menjamin kualitas pelayanan seluruh tenaga kesehatan yang legal dan dapat dipertanggung jawabkan maka setiap tenaga kesehatan perlumendapat surat penugasan klinis. Dan untuk mendapatkan surat penugasan klinis perlu dilakukan proses Asessment dan Kredensial. Pelatihan Asesor bertujuan untuk meningkatkan dan membentuk kompetensi teknis peserta sebagai assesor kompetensi dibidangnya secara professional, sehingga dapat terwujud ketersediaan assessor sesuai prosedur yang baik dan benar.
Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA TRAINING CENTER bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “ASESOR BAGI TENAGA KESEHATAN LAINNYA”
TUJUAN
Peserta Dapat Merancang Asesmen Kompetensi
Peserta Dapat Mengembangkan Instrument Asesmen Kompetensi
Peserta Dapat Melaksanakan Asesmen Kompetensi
Peserta Dapat Mereview Asesmen Kompetensi
MATERI
Kebijakan Jenjang Karir Perawat & Sistem Kredensial Bagi Dokter, Perawat, Bidan, Tenaga Kesehatan, Dan Profesi Kesehatan Lainnya
Konsep Dasar Asesmen Kompetensi
Identifikasi Unit Kompetensi (single) atau (Cluster)
Identifikasi Komponen Kompetensi Sebagai Dasar Asesmen.
Perencanaan Asesmen Kompetensi Bagi Dokter, Perawat, Bidan, Tenaga Kesehatan, Dan Profesi Kesehatan Lainnya
Mengembangkan Perangkat Asesmen Kompetensi Bagi Dokter, Perawat, Bidan, Tenaga Kesehatan, Dan Profesi Kesehatan Lainnya
Menyusun Perangkat Asesmen Kompetensi
Mereview Asesmen Kompetensi
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026
Rp. 5.500.000,- /peserta Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi
BIMTEK KHUSUS
“MANAJEMEN INFORMASI DAN REKAM MEDIS (MIRM)”
Kepada Yth. Direktur Rumah Sakit, Kabag. K3 RS, Kabag. IPAL RS
Dengan Hormat,
Informasi diperlukan untuk memberikan, mengordinasikan, dan juga mengintegrasikan pelayanan rumah sakit. Hal ini meliputi ilmu pengasuhan pasien secara individual, asuhan yang diberikan. dan kinerja staf klinis. Informasi merupakan sumber daya yang harus dikelola secara efektif oleh pimpinan rumah sakit seperti halnya sumber daya manusia, material, dan finansial. Setiap rumah sakit berupaya mendapatkan, mengelola, dan menggunakan informasi untuk meningkatkan/memperbaiki hasil asuhan pasien, kinerja individual, serta kinerja rumah sakit secara keseluruhan. Seiring dengan perjalanan waktu, rumah sakit harus lebih efektif dalam:
mengidentifikasi kebutuhan informasi; merancang suatu sistem manajemen informasi; mendefinisikan serta mendapatkan data dan informasi; menganalisis data dan mengolahnya menjadi informasi; mengirim serta melaporkan data dan informasi; juga mengintegrasikan dan menggunakan informasi.
Walaupun komputerisasi dan teknologi lainnya meningkatkan efisiensi, prinsip manajemen informasi yang baik tetap berlaku untuk semua metode, baik berbasis kertas maupun elektronik. Standar-standar ini dirancang menjadi kompatibel dengan sistem non-komputerisasi dan teknologi masa depan. Informasi rumah sakit terkait asuhan pasien sangat penting untuk komunikasi antarstaf klinis yang didokumentasikan dalam rekam medis. Rekam medis adalah bukti tertulis (kertas/eletronik) yang merekam berbagai informasi kesehatan pasien seperti temuan hasil asesmen, rencana asuhan, rincian pelaksanaan asuhan dan pengobatan, catatan perkembangan pasien terintegrasi, serta ringkasan kepulangan pasien yang dibuat oleh profesional pemberi asuhan (PPA). Penyelenggaraan rekam medis merupakan proses kegiatan yang dimulai saat pasien diterima di rumah sakit sampai dengan pencatatan data medis, keperawatan, manajer pelayanan pasien (MPP), serta PPA lainnya selama pasien mendapat asuhan. Kegiatan dilanjutkan dengan penanganan rekam medis yang meliputi penyimpanan dan penggunaan untuk kepentingan pasien atau keperluan lainnya.
Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA TRAINING CENTER bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan BIMTEK KHUSUS : “MANAJEMEN INFORMASI DAN REKAM MEDIS (MIRM)”
TUJUAN
Tujuan pengelolaan rekam medis dan informasi kesehatan adalah menunjang tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang didukung oleh suatu sistem pengelolaan rekam medis yang cepat, tepat, bernilai, dapat dipertanggungjawabkan, serta berfokus pada pasien dan keselamatan pasien secara terintegrasi. Standar MIRM meliputi organisasi dan manajemen, akses serta penyimpanan RM, dan RM pasien.
MATERI
Kebijakkan dan regulasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit wdisi 1 ( SNARS ed -1 )
Persiapan Rumah Sakit menyongsong SNARS ed-1
Manajemen Unit Kerja Rekam Medis
Manajemen Informasi Rekam Medis
Bedah Manajemen Informasi Rekam Medis ( SNARS ed – 1 )
Pengelolaan Manajsmen Rekam Medis
Aspek Hukum Rekam Medis ( elektronik/ kinvensional )
Mutu Rekam Medis berbasis SNARS ed-1
Dokumen Regulasi/ Kebijakan berbasis MIRM( SNARS – ed 1 )
Metodologi Pelatihan
Kriteria Peserta
Ka. Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit dan informasi kesehatan, Admin & Staff Document Control Dept Rekam Medis dan informasi kesehatan Rumah Sakit,Team Akreditasi Rumah Sakit, Perwakilan Manajemen, Dept Sumber Daya Rumah Sakit dan semua pihak yang terlibat secara langsung ataupun tidak dalam pengelolahan dan manajerial Instalasi Rekam Medis dan informasi kesehatan Rumah Sakit, serta perwakilan instalasi rekam medis dan informasi kesehatan yang terlibat dalam proses akreditasi rumah sakit
Pelatihan dikemas dengan baik sehingga diharapkan peserta pelatihan bisa mengikuti pelatihan dengan tetap fokus dan bersemangat, metode yang digunakan antara lain penjelasan ceramah, teori, workshop, pembahasan studi kasus, permainan, video.
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi
Kepada Yth. Direktur Rumah Sakit,Kabag. Bagian Diklat RS.
Dengan Hormat,
Berdasarkan Undang-undang praktek kedokteran No 29 tahun 2004 mengamanatkan kepada pemberi pelayanan kedokteran untuk melaksanakan pelayanan medis dengan kendali mutu serta kendali biaya. Untuk mencapai pelayanan yang bermutu diperlukan penataan klinis (clinical governance) yang menjamin pasien mendapatkan pelayanan yang bersifat kontinum (continum of care), dimana sejak pasien masuk ke rumah sakit semua yang akan diterima pasien sudah direncanakan secara baik, dilakukan sesuai prosedur dan dimonitor pelaksanaannya, dengan harapan outcome pelayanan akan menjadi baik dan terukur.
Pengendalian biaya pelayanan juga hanya dapat dijalankan bila semua proses pelayanan dapat distandarisasi serta direncanakan secara menyeluruh dan detail sejak awal. Gabungan dua hal, kendali mutu dan kendali biaya dikenal dengan clinical efectivenes yang merupakan pilar dari cilinical governance, yang apabila dipadukan dengan pelayanan berfokus pada pasien (patient centered care) serta dilakukan secara bersinambung maka akan menjadi alur klinik terpadu (integrated clinical pathway) dimana akan menjadi kunci untuk masuk ke sisitim pembiayaan yang disebut sebagai DRG-Casemix (di indonesia saat ini dikenal dengan InaCBG).
Integrated clinical pathway (ICP/alur klinik terpadu) adalah suatu konsep perencanaan pelayanan terpadu yang merangkum setiap langkah yang diberikan kepada pasien berdasarkan standar pelayanan medis dan standar asuhan keperawatan yang berbasis bukti dengan hasil yang terukur dan dalam jangka waktu tertentu selama pasien berada di rumah sakit. Implementasi ICP sangat erat hubungan dan keterkaitannya dengan upaya kendali mutu dan kendali biaya, dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan, dengan biaya yang dapat diestimasikan dan terjangkau.
Rumah Sakit yang baik adalah rumah sakit yang memberikan pelayanan melalui penyelenggaraan pelayanan secara paripurna pada unit unit gawat darurat, rawat jalan, rawat inap, ruang tindakan dan ruang perawatan khusus. Penyelenggaraan pelayanan dilaksanakan oleh berbagai kelompok profesi . Para profesional utama yang memberikan asuhan kepada pasien di rumah sakit adalah staf medis baik dokter maupun dokter spesialis, staf klinis keperawatan (perawat dan bidan), nutrisionis dan farmasis yang rutin dan pasti selalu berkontak dengan pasien, akan tetapi tidak kalah pentingnya profesional lain yang berfungsi melakukan asuhan penunjang berupa analis laboratorium, penata rontgen, fisioterapis.
Peraturan Menteri Kesehatan No 1438 tahun 2010 telah mengatur standar pelayanan yang harus dijadikan acuan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di Indonesia dalam bentuk PNPK (Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran) untuk tingkat nasional dan PPK (Panduan Praktik Klinis) untuk tingkat Rumah sakit.
Semua profesional tersebut dalam memberikan asuhan klinisnya haruslah mengacu pada standar pelayanan profesi mereka masing masing, yang di tingkat rumah sakit dibuat dalam bentuk Panduan Praktik Klinis (PPK). Sehingga akan didapati beberapa PPK di rumah sakit sebagai acuan setiap profesi (ada PPK Medis, PPK Keperawatan, PPK Farmasi, PPK Nutrisionis dan mungkin PPK lainnya). Berdasarkan PPK masing masing profesi inilah dibuat Clinical Pathway yang terintegrasi, sehingga patut disebut sebagai Integrated Clinical pathway (ICP)
Dalam kenyataannya saat ini rumah sakit masih belum banyak yang benar benar telah menggunakan ICP sebagai instrumen yang menjadi dasar pelaksanaan pelayanan bagi pasiennya, sehingga timbul kegamangan dan kegalauan dalam menghadapi JKN yang menggunakan sistim pembayaran pre payment system dengan INA-CBG. Oleh karenanya perlu dilakukan soasialisasi yang diikuti dengan pelatihan pembuatan ICP bagi rumah sakit.
Pada pelatihan ini akan dibahas bagaimana keterkaitan pelaksanaan alur klinik terpadu (integrated clinical pathway) yang mengacu pada Panduan Praktik Klinis (PPK) sebagai manifestasi konsep Patient Centered Care (PCC) dengan kendali mutu dan kendali biaya di dalam sebuah rumah sakit, sehingga diharapkan setiap rumah sakit dapat membuatnya.
Dalam Undang undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit ditetapkan kewajiban rumah sakit antara lain ; memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, antidiskriminasi, dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit, dan melaksanakan fungsi social, melaksanakan system rujukan, serta melaksanakan program pemerintah di bidang kesehatan baik secara regional, nasional maupun global.
Memperhatikan kewajiban tersebut maka,rumah sakit harus mengikuti program Akreditasi RS yang menjamin tata kelola rumah sakit yang baik untuk melindungi pasien dari kejadian tidak diharapkan (mutu dan patient safety).Begitu pula Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan BPJS nya mengharuskan pengelolaan rumah sakit yang efisien tanpa mengabaikan mutu dan keselamatan pasien.
Permenkes Nomor 012 tahun 2012 Tentang Akreditasi Rumah Sakit, Pasal 3 menjelaskan bahwa dalam upaya peningkatan, mutu pelayanan rumah sakit dilakukan Akreditasi yang terdiri dari Akreditasi nasional dan Akreditasi internasional. Rumah sakit wajib mengikuti Akreditasi nasional. Dalam upaya meningkatkan daya saing, rumah sakit dapat mengikuti Akreditasi internasional sesuai kemampuan.
Dalam rangka membantu manajemen rumah sakit menghadapi proses Akreditasi rumah sakit ini dimana dalam upaya peningkatan mutu dan patient safety (PMKP) mengharuskan rumah sakit melakukan standarisasi pelayanan yang berfokus pasien (PCC) dan membuat rancangan pelayanan melalui clinical pathway, maka dirasakan perlu membuat pelatihan ini yang akan memungkinkan rumah sakit mempersiapkan Clinical Pathway sesuai kebutuhan.
Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA TRAINING CENTER bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “CLINICAL PATHWAY”
TUJUAN
Membantu meningkatkan kemampuan manajemen Rumah Sakit dan membuka wawasan kepada Komite Medis, staf medis dan staf manajemen Rumah Sakit dalam memahami dan menyusun PPK dan ICP dalam rangka menyiapkan rumah sakit menghadapi JKN dengan sistim pembayaran Pre Payment System.
Meningkatnya wawasan dan pemahaman Komite Medis dan Komite Keperawatan terhadap Permenkes 1438 tahun 2010, serta meningkatnya kemampuan Komite Medis dan Komite Keperawatan dalam melaksanakan fungsi regulasi pelayanan medis dengan membuat Panduan Praktik Klinis (PPK) dalam rangka persiapan akreditasi rumah sakit.
Meningkatnya wawasan dan pemahaman staf medis dan staf keperawatan dan staf profesional lainnya akan konsep dan pelaksanaan Dokter Penanggung jawab Pelayanan (DPJP) dan Manajer Pelayanan Pasien (MPP)/Case Manager.
MATERI
Clinical Pathway sebagai Kendali Mutu dan Biaya dalam Sistem Pembiayaan BPJS.
Clinical Pathway dalam Standar Akreditasi RS versi 2012.
Pemahaman konsep Pelayanan Berfokus pasien / Patient Centered Care
Peranan rekam medis dalam Pelaksanaan Patient centered care
Implementasi Permenkes 1438 tahun 2010, pemahaman tentang PNPK, PPK, Guideline, Protokol,
Clinical Pathway, standing order.
Konsep Pembuatan Clinical pathway
Konsep Pembuatan Panduan DPJP dan Case manajer
Komponen yang diperlukan dalam pembuatan ICP.
Langkah langkah dalam pembuatan ICP di RS
Wawasan dan pemahaman tentang Casemix (INA-CBG’s)
Latihan pembuatan Panduan Praktek Klinik dan ICP
KRITERIA PESERTA
Direktur RS dan jajaran Direksi RS
Pemilik RS atau Dewan/Direksi Perusahaan
Komite Medis (Ketua dan Pengurus).
Staf Medis Rumah Sakit
Staf Keperawatan Rumah sakit
Staf Profesional lainnya
Staf SIM RS
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi
Sejak diterbitkannya UU tentang pelayanan publik pada tahun 2009, maka setiap institusi baik pemerintah maupun swasta wajib memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan karyawan yang mampu memberikan pelayanan prima atau sering disebut Service Excellence atau Excellent Service. Pengetahuan atau ketrampilan dalam melayani dapat dibangun dengan melakukan pelatihan SDM di masing-masing institusi sehingga tujuan dari pelayanan prima (Excellent Service/ Service Excellence) dapat terwujud dalam bentuk kepuasan pelanggan.
Customer adalah setiap orang yang membutuhkan produk atau jasa kita meliputi internal dan eksternal customer. Service excellence adalah pelayanan yang diberikan oleh seseorang atau organisasi yang membuat pelanggan senang, datang lagi dan mengajak rekan-rekannya untuk menikmati kesenangan yang pernah dinikmatinya.
Rumah sakit dibangun untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ketika Anda berada di rumah sakit mungkin yang terlintas di pikiran adalah rasa takut dan bosan. Salah satu tujuan utama didirikan rumah sakit memang untuk memberikan pelayanan prima pada pasien mereka. Tapi, banyak sekali rumah sakit yang hanya asal-asalan saja dalam melayani pasien mereka. Tidak sedikit dari tenaga medis yang memberikan pelayanan kurang memuaskan pasien dan pada akhirnya pasien kapok berobat di rumah sakit tersebut. Bahkan hanya sebagian saja yang memberikan service excellent di rumah sakit kepada pasien. Padahal bukan hanya karyawan di bagian depan saja yang harus memberikan pelayanan prima, namun semua lini juga harus memberikan service excellent.
Service excellent sangat penting karena bisa memberikan efek yang luar biasa pada pasien. Mereka pada dasarnya tidak hanya ingin berobat namun juga ingin diperhatikan, di hormati dan disanjung. Jika semua lini di rumah sakit tersebut mampu memberikan service excellent di rumah sakit yang bagus efeknya tidak hanya kepuasan pasien namun omset yang didapat juga akan meningkat.
Service Excellence Rumah Sakit adalah pelayanan yang diberikan kepada pasien agar mereka terpuaskan dan ingin menggunakan jasa bahkan akan tetap memakai jasa dari rumah sakit tersebut di kemudian hari
Bagaimana cara agar pasien mau menggunakan jasa rumah sakit lagi? Jawabannya hanya satu yaitu, pelayanan yang diberikan di rumah sakit harus benar-benar memuaskan bahkan harus bisa membuat pasien merasa terpuaskan dan lebih dihargai. Jika pelayanan yang didapatkan baik, pasien tidak hanya sekali menggunakan jasa rumah sakit, bahkan mereka juga akan mengatakan hal itu kepada orang-orang di sekitarnya. Dan orang-orang tersebut akan lebih percaya terhadap orang yang sudah berpengalaman langsung dibandingkan dari iklan atau janji-janji melalui media apapun.
Dan, mau sebagus apapun organisasi mempromosikan kehebatan produknya, pelanggan tidak akan mencapainya EXCELLENCE sebelum organisasi tersebut “memenuhi apa yang dijanjikannya”
TUJUAN
Peserta memahami konsep service (pentingnya service) bagi kelangsungan bisnis rumah sakit.
Peserta mampu melihat service dari sudut pandang customer (pasien) dan memahami “9 Service Bites” yaitu: Access, Responsiveness, Competency, Courtesy, Reliability, Speed, Security, Tangible, Professional
Membantu peserta memahami komunikasi yang efektif sehingga mampu menciptakan image yang baik dari rumah sakit di mata customer.
Melatih peserta untuk membedakan tipe pasien dan secara terampil menghadapi keluhan pasien.
Peserta mampu mendeliver service kepada pasien dengan tujuan memberikan pengalaman yang luar biasa yang akan berbuah pada loyalitas pasien
MATERI
Basic mentality for service excellence
Rumah sakit vs pasien
Karakteristik rumah sakit vs karakteristik pasien
Keterampilan service excellence
Penanganan keluhan
Pengembangan layanan
Action plan and improvement
Budaya 3A membangun service excellence (Attitude, Attention & Action)
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2025
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi
PELATIHAN KHUSUS “FRONT OFFICE ALA HOTEL BAGI RUMAH SAKIT DAN FASILITAS KESEHATAN”
Kepada Yth. Direktur Rumah Sakit,Kabag. Bagian Diklat RS.
Dengan Hormat, Kenyamanan tinggal di rumah sakit sangat membantu kesembuhan pasien. Kenyamanan ini dapat dimulai dari pelayanan di kantor depan atau front office. Oleh karena itu, peran seorang Front Liner atau Front Office bagi rumah sakit sangat penting. Pelayanan yang memuaskan diawali dari bagian ini. Tugas seorang front liner tidak hanya berkutat pada administratif semata, melainkan harus dapat memberikan pelayanan yang lain. Penguasaan dalam memberikan informasi produk rumah sakit, berkomunikasi melalui telpon hingga mengatasi komplain adalah beberapa tugas tambahan yang harus dikuasai. Guna mendukung hal tersebut dibutuhkan penguasaan kompetensi yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap yang prima sehingga siap untuk menghadapi tugas tersebut.
Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA TRAINING CENTER bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “FRONT OFFICE ALA HOTEL BAGI RUMAH SAKIT DAN FASILITAS KESEHATAN”
MATERI
Mengenal Tugas dan Fungsi Front Office Rumah Sakit;
Berkomunikasi Melalui Telpon;
Mempromosikan Produk dan Jasa Kepada Pasien;
Handling Complaint Rightly;
Bekerjasama Dengan Rekan Kerja dan Pasien;
Keterampilan Berkomunikasi
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi
PELATIHAN KHUSUS “ANALISIS JABATAN (ANJAB), ANALISIS BEBAN KERJA (ABK) DAN EVALUASI JABATAN”
Kepada Yth. Kabag. Organisasi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah
Dengan Hormat
Untuk Bimtek Analisis Jabatan dan Manajemen Penilaian Kinerja Individu/PNS Seiring makin kokohnya desentralisasi dan otonomi daerah maka diperlukan peningkatan kapasitas pemerintah daerah yang memadai dan salah satu komponen peningkatan kapasitas di daerah adalah Pengembangan SDM atau Diklat bagi pejabat struktural di daerah. Untuk itu suatu analisis jabatan atau analisis pekerjaan sangat diperlukan untuk menempatkan pegawai yang tepat dengan diskripsi pekerjaannya. Analisis jabatan merupakan proses pengumpulan, pencatatan, pengolahan dan pengkajian data jabatan menjadi informasi jabatan dalam rangka pendayagunaan aparatur pemerintah. Dalam rangka peningkatan kapasitas aparatur pemerintah kami mengundang bapak/ibu untuk hadir dan mengikuti Bimtek Analisis Jabatan dan Manajemen Penilaian Kinerja Individu/PNS dan Aplikasinya Sebagai Penilaian Akumulasi Kinerja SKPD/Lembaga/Instansi Pemerintah Berdasarkan Peraturan Kepala BKN No. 01 Tahun 2013
Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA TRAINING CENTER bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS: ANALISIS JABATAN (ANJAB), ANALISIS BEBAN KERJA (ABK) DAN EVALUASI JABATAN
Tujuan Untuk memberikan bekal pengetahuan yang memadai tentang penyusunan evaluasi jabatan berdasarkan PERKA BKN no 21 tahun 2011 dan untuk membangun sharingn pemikiran secara interaktif berdasarkan pengetahuan dan pengalaman para peserta.
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi
Kepada Yth.
Direktur Rumah Sakit,Kabag. Organisasi RS. Kabag. Organisasi Sekretariat RS
Dengan Hormat,
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No 269/ Menkes/ Per/ III/ 2008 menyatakan bahwa Rekam Medias adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan yang telah diberikan kepada pasien.
Rekam medis mempunyai tujuan yakni dan mempunyai banyak aspek didalamnya aspek administrasi, hukum, keuangan, penelitian, pendidikan serta dokumentasi. Dengan banyak aspek yang dimiliki maka pengelolaan manajemen rekam medis yang baik adalah hal sudah seharusnya dilakukan oleh rumah sakit.
Manajemen rekam medis dan informasi kesehatan adalah upaya pemeliharaan, pengelolaan dan manajemen dokumen rekam medis/ kesehatan, baik dengan cara konvensional (paper-based), maupun dengan berbasis elektronik di setiap fasilitas pelayanan kesehatan (Rumah Sakit dan Puskesmas). Pada implementasinya bidang ini memberikan kontribusi yang besar terhadap sistem pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu dalam pelayanan kesehatan.
Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA TRAINING CENTER bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : “Rekam Medik Elektronik-RME”
TUJUAN
Pelatihan tentang konsep, implementasi dan tata kelola manajemen rekam medis di sarana pelayanan kesehatan (Rumah Sakit dan Puskesmas), untuk meningkatkan layanan di bidang rekam medis. Pelatihan disesuaikan dengan pendekatan-pendekatan yang lebih sederhana dan praktis, serta mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan institusi untuk meningkatkan manajemen data dan dokumen rekam medis, serta meningkatkan mutu informasi dan pelayanan yang lebih efektif – efisien.
MATERI
Pengantar dan Implementasi Manajemen Rekam Medik Elektronik-RME Isi,
Struktur, Tipe dan Desain Formulir Rekam Medis
Sistem Pengelolaan Rekam Medis (Sistem Penomoran, Penamaan,
Penyimpanan/Penjajaran, Retensi/ Pemusnahan)
SPM dan SOP (Pelayanan dan Manajemen Rekam Medis)
Aspek Ergonomi, Perencanaan Kebutuhan Ruang Penyimpanan Rekam Medis dan
Perhitungan Rak
Manajemen Mutu Rekam Medis
Statistik Pelayanan Kesehatan
Klasifikasi dan Kodefikasi Penyakit + Terminologi medis dasar (Implementasi ICD di SarYankes)
Rekam Medis Elektronik (RME + RKE) dan Alih Media Digital
Monitoring dan Evaluasi Manajemen Rekam Medis
Persiapan Unit Rekam Medis dalam menghadapi Akreditasi Rumah sakit dan Puskesmas
Sasaran Peserta Training Rekam Medik Elektronik-RME
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi
Kepada Yth. Direktur Utama Rumah Sakit,Perawat Kepala Bangsal/Penanggung Jawab Bangsal, Perawat Fungsional, Perawat, Perawat Duty Manager
Dengan Hormat,
Dalam sebuah rumah sakit salah satu komponen penting yang terkait dengan pelayanan kepada pasien adalah manajemen bangsal. Bagi pasien rawat inap, fasilitas dan sistem pelayanan manajemen pengelolaan bangsal yang baik merupakan harapan utama. Semenjak terbitnya Undang-Undang No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional antusias masyarakat terhadap jaminan kesehatan meningkat pesat, dimana masyarakat berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk menjadi anggota BPJS Kesehatan. Dilain sisi para penyelenggara pelayanan kesehatan harus siap dengan banyaknya pasien yang akan dilayani, salah satu untuk para pasien rawat inap yaitu pelayanan bangsal. Tidak dipungkiri banyaknya keluhan pasien saat ini terhadap penyelenggara pelayanan kesehatan yang paling banyak adalah terkait fasilitas rawat inap (bangsal) yang sangat terbatas, tidak sebanding dengan banyaknya pasien yang ada.
Performance manajemen bangsal, tidak lepas dari peran seorang kepala ruang rawat dan timnya, dimana kepala ruang rawat merupakan jabatan yang cukup penting dan strategis, karena secara manajerial kemampuan kepala ruang rawat menentukan keberhasilan pelayanan keperawatan. Sebagai seorang front line manajer, kepala ruang rawat dituntut untuk memiliki kemampuan dalam merencanakan, mengorganisir, melakukan pengarahan, mengendalikan dan mengevaluasi pelayanan sehingga pengelolaan ruang rawat menjadi efektif dan efisien. Begitu juga para tim manajemen bangsal mereka harus siap dan terlatih dalam mengelola bangsal yang baik dan bisa memberikan pelayanan bangsal yang baik kepada pasien.
Mengingat pentingnya pengelolaan manajemen bangsal yang tepat, sebagai hospital consultant BMD Street Consulting bermaksud menyelenggarakan program Pelatihan Manajemen Bangsal Rumah Sakit yang sangat dianjurkan diikuti oleh para kepala dan tim departemen bangsal di rumah sakit. Dengan tujuan memberikan bekal pengetahuan dan skill yang memadai dalam menyusun perencanaan, melakukan pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian bangsal dirumah sakit. Disamping mempunyai kemampuan mengelola, maka kemampuan kepemimpinan di tingkat bangsal, mutlak diperlukan bagi seorang kepala bangsal karena ia harus mempengaruhi sejumlah tenaga untuk bersama-sama mengarah pada pencapaian tujuan bangsal dan Rumah Sakit. Begitu juga para anggotanya harus mampu bekerja sama dan berkoordinasi dengan baik terhadap sesama dilapangan.
Sehubungan dengan hal semua diatas, maka kami dari MITRA TRAINING CENTER bersama para Pakar dan Narasumber yang berkompeten akan mengadakan PELATIHAN KHUSUS : MANAJEMEN BANGSAL KEPERAWATAN
TUJUAN
Memahami peran, fungsi dan tugas-tugas sebagai kepala ruang/bangsal/unit keperawatan dan juga sebagai tim kerja demi kelancaran tugas operasional
Mampu mengidentifikasi dan mengelola masalah melalui langkah-langkah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian
Mampu membentuk Tim Pelayanan Keperawatan yang tangguh bersama staff yang selalu mengedepankan keselamatan pasien
Mampu memimpin staff untuk mencapai sasaran efektif.
Mampu menerapkan model praktek keperawatan profesional di unit kerja
Mampu meningkatkan dan pengembangan sistem pelayanan yang baik dirumah sakit, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
MATERI
Motivasi dan Prinsip Service Excellence Pelayanan Keperawatan
Pengantar dan Manajemen Bangsal Keperawatan
Pengantar Manajemen dan Kepemimpinan Dalam Pelayanan Keperawatan
Mendesain, Merencanakan dan Implementasi Perencanan Pelayanan Keperawatan
Organisasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Pelayanan Keperawatan
Pengarahan, Pengendalian dan Pengawasan Dalam Pelayanan Keperawatan
Empat pilar Keperawatan Profesional
Manajemen Asuhan Keperawatan
Komunikasi Efektif dalam Pelayanan dan Pelanan Keperawatan
Membangun Sistem Dokumentasi dan Aplikasi Asuhan Keperawatan Sebagai Penunjang Akreditasi Rumah Sakit.
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi
Kepada Yth. Direktur/ Wakil Direktur Rumah Sakit, Dokter Rumah Sakit, Kepala Ruang Rumah Sakit, Perawat Rumah Sakit, Tenaga Kesehatan Dan Profesi Kesehatan Lainnya
Memberikan asuhan pasien merupakan upaya yang kompleks dan sangat bergantung pada komunikasi dari informasi. Komunikasi tersebut adalah kepada dan dengan komunitas, pasien dan keluarganya, serta antarstaf klinis, terutama Profesional Pemberi Asuhan (PPA). Kegagalan dalam berkomunikasi merupakan salah satu akar masalah yang paling sering menyebabkan insiden keselamatan pasien. Komunikasi dapat efektif apabila pesan diterima dan dimengerti sebagaimana dimaksud oleh pengirim pesan/komunikator, pesan ditindaklanjuti dengan sebuah perbuatan oleh penerima pesan/komunikan, dan tidak ada hambatan untuk hal itu.
Komunikasi efektif sebagai dasar untuk memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga agar mereka memahami kondisi kesehatannya sehingga pasien berpartisipasi lebih baik dalam asuhan yang diberikan dan mendapat informasi dalam mengambil keputusan tentang asuhannya.
TUJUAN
1.Memahami kebijakan dan pedoman pemberian edukasi
2.Memberikan edukasi kesehatan pada pasien dan keluarga pasien secara efektif
3.Menghasilkan petugas rumah sakit yang mampu menjadi health educator di rumah sakit
4.Memberikan arahan kepada pasien dan kelaurga pasien agar mampu berpartisipasi dalam memberikan keputusan perawatan dan proses perawatan kepada pasien
MATERI 1.Pengantar Standar Akreditasi Rumah Sakit 2024 SKP 2 / IPSG 2. terkait dengan syarat agar Rumah Sakit menyusun cara komunikasi yang efektif, tepat waktu, akurat, lengkap, jelas, dan dapat dipahami pasien.
2.Problem/Kesalahan yang Sering Muncul karena Kurangnya Penerapan Komunikasi Efektif Rumah Sakit
3.Aspek Penting Komunikasi Efektif Rumah Sakit
4.Komunikasi Efektif berdasarkan Kerangka SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation)
5.Aplikasi dan Teknik Komunikasi yang Baik
6.Tips dan Trik menjadi Helath Educator Rumah Sakit
7.Aspek yang Dibangun dalam Komunikasi Efektif
8.Teknik Komunikasi Menggunakan Metode REACH (Respect, Emphaty, Audible, Clarity, and Humble)
9.Kerangka Komunikasi Efektif SBAR
METODE
Ceramah
Diskusi
Tanya Jawab
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi
Pada hakikatnya, setiap manusia selalu dan harus terus belajar untuk mempertahankan hidupnya. Dengan belajar dapat menghasilkan perubahan pada diri individu, yaitu didapatkannya kemampuan baru yang berlaku untuk waktu yang relatif lama. Salah satu bentuknya melalui pendidikan dan pelatihan. Sebagai farmasi, salah satunya mempunyai tugas dan peran penting dalam upaya menekan terjadinya infeksi di Rumah Sakit. Oleh karenanya, sebagai calon farmasis yang berminat pada bidang ilmu perumahsakitan, perlu menambah ilmu dan keterampilan dalam bidang pelayanan CSSD. Rumah Sakit sebagai institusi penyedia pelayanan kesehatan, berupaya untuk mencegah resiko terjadinya infeksi bagi pasien dan petugas Rumah Sakit. Salah satu indikator keberhasilan dalam pelayanan Rumah Sakit adalah rendahnya angka infeksi nosokomial di Rumah Sakit. Untuk mencapai keberhasilan tersebut, perlu dilakukan pengendalian infeksi di Rumah Sakit.
Salah satu bentuk pengendalian infeksi nosokomial di Rumah Sakit dilakukan dengan proses sterilisasi terhadap bahan dan alat medik yang digunakan untuk pelayanan pada pasien. Sterilisasi adalah proses pengelolaan alat atau bahan yang bertujuan untuk menghancurkan semua bentuk kehidupan mikroba, termasuk endospora dan dapat dilakukan dengan proses kimia atau fisika. Kegiatan proses sterilisasi dilakukan oleh instalasi Sterilisasi atau Unit yang terkait dengan pelayanan tersebut. Sebagai tenaga kesehatan, diharapkan dapat berperan dalam pengendalian infeksi di Rumah Sakit.
TUJUAN
Secara umum Pelatihan CSSD bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam bidang pelayanan sterilisasi alat atau bahan. Sedangkan tujuan khususnya adalah setelah mengikuti program Pelatihan CSSD ini diharapkan peserta mampu:
1.Memahami Manajemen Pelayanan CSSD Di Rumah Sakit Tempatnya Bekerja.
2.Melakukan Proses Sterilisasi Dengan Baik Dan Benar
3.Memahami Peran Dan Fungsi CSSD
4.Memahami Dekontaminasi
5.Melakukan Pengendalian Infeksi Dan Pengamanan Diri
6.Memahami Teknik Pengemasan
7.Memahami Metode Dan Prosedur Sterilisasi
8.Memahami Cara Penyimpanan Dan Pendistribusian Alat Dan Bahan Steril
MATERI
1. Kebijakan DEPKES tentang CSSD
2. Peran Dan Fungsi CSSD
3. Pengendalian Infeksi
4. Teknik Aseptis Dan Pencegahan Baku
5. Dekontaminasi Dan Desinfeksi
6. Metode Sterilisasi
7. Teknik Pengemasan
8. Monitoring
9. Penyimpanan Dan Distribusi Alat Dan Bahan Steril
METODE PELATIHAN
Ceramah
Diskusi
Simulasi
Penyusunan Program
JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel MalioboroYogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.
CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp. 3.500.000,-/Peserta (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang diluar Yogyakarta dapat Request untuk Tempat dan Waktunya (Konfirmasi 7 Hari Sebelum Hari Pelaksanaan)
CARA PEMBAYARAN : Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi